10 Mei 2016

Dosen STMIK SPB Ikuti Pelatihan Pekerti


Pelatihan Pekerti bagi Dosen anggota APTISI Wilayah XI-B Kalimantan Timur saat ini tengah berlangsung, diselenggarakan dari tanggal 9 hingga 14 Mei 2016 bertempat di Kampus Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda.  Hadir mewakili STMIK SPB Airlanggga yaitu Bapak Muhammad Fadli, M.Si dan Bapak Dwiyanto Purnomosidi, MP.

Mengapa Pelatihan Pekerti penting bagi Dosen.  Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat . 


Kedudukan dosen sebagai tenaga professional, berfungsi meningkatkan martabat dan perannya sebagai agen pembelajaran, pengembangan ilmu penge-tahuan, teknologi, dan seni, serta pengabdian pada masyarakat dalam kerangka meningkatkan mutu pendidikan nasional.  Beban kerja dosen mencakup kegiatan pokok, yaitu perencanaan, pelaksanaan proses, penilaian hasil pembelajaran, pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian. Disamping itu melaksanakan tugas tambahan dan pengabdian kepada masyarakat.

Untuk dapat melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai pendidik dan pembelajarsetiap dosen perlu memiliki kompetensi profesional, pedagogik, kepribadian dan sosial (UU Guru dan Dosen).   Program Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) dan Applied Approach (AA) merupakan programpelatihan yang dirancang Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi untuk peningkatan kompetensi pedagogik bagi para dosen.

Tujuan pelatihan PEKERTI-AA adalah agar peserta pelatihan mampu:
  1. Merancang program pembelajaran jangka waktu satu semester (Silabus) mata kuliah.
  2. Merancang program pembelajaran jangka pendek (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 
  3. Menguasai dasar-dasar komunikasi dan keterampilan dasar mengajar.     
  4. Melaksanakan pembelajaran berdasar-kan paradigma baru pembelajaran di Perguruan Tinggi.  
  5. Merancang dan melaksanakan evaluasi hasil belajar mahasiswa.     
  6. Merancang, menyusun dan mengembangkan bahan ajar.    
  7. Merancang dan melaksanakan penelitian untuk peningkatan kualitas pembelajaran.